Jumat, 28 Mei 2010

bahasa indonesia TTL

KERANGKA KARANGAN
Rancang Bangun Mesin Pembelah Durian



Penyusun :
Syamarianto 341 08 005
Rudy Prasetya Tumiwa 341 08 013
II B Mesin (Perawatan)

JURUSAN TEKNIK MESIN
PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
MAKASSAR, APRIL 2010
1. Kerangka Proposal
RANCANG BANGUN MESIN PEMBELAH DURIAN
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Ruang Lingkup Pendahuluan
D. Tujuan dan Mamfaat Penelitian
II. TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi Mesin
B. Komponen-Komponen Mesin Pembelah Durian
C. Prinsip Kerja Mesin Pembelah Durian
D. Dasar-Dasar Rancang Bangun Mesin Pembelah Durian
III. METODE PENELITIAN
A. Alat dan Bahan Yang Digunakan
B. Prosedur/Langkah Kerja
C. Proses Pengujian
D. Teknik Analisa Data

DAFTAR PUSTAKA



2. Kerangka Laporan Tugas Akhir
RANCANG BANGUN MESIN PEMBELAH DURIAN
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Ruang Lingkup Pendahuluan
D. Tujuan dan Mamfaat Penelitian
II. TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi Mesin
B. Komponen-Komponen Mesin Pembelah Durian
C. Prinsip Kerja Mesin Pembelah Durian
D. Dasar-Dasar Rancang Bangun Mesin Pembelah Durian
III. METODE PENELITIAN
A. Alat dan Bahan Yang Digunakan
B. Prosedur/Langkah Kerja
C. Proses Pengujian
D. Teknik Analisa Data
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil
B. Pembahasan

V. PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA








Rancang Bangun Mesin Pembelah Durian
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Durian adalah suatu tanaman yang banyak tumbuh didaerah tropis contohnya seperti di Indonesia. Durian memiliki ciri-ciri yang khas yaitu kulitnya yang berduri dan memiliki aroma yang khas yang bayak disukai masyarakat. Selain sebagai makanan durian memiliki banyak fungsi, seperti durian dapat dikelolah menjadi dodol, selai, dan bahan pemberi aroma pada makanan, contohnya pada biskuit, roti dan permen. Dilihat dari kebutuhan masyarakat akan durian yang akan dijadikan bahan olahan khususnya dodol maka dibutuhkan suatu alat/mesin pembelah durian.
Pada awalnya alat yang digunakan untuk membelah durian hanya menggunakan cara manual yaitu hanya dengan menggunakan parang atau pisau. Durian dapat langsung kita belah dengan menggunakan pisau/parang. Namun, dengan cara ini memiliki banyak kekurangan yaitu dari faktor keamanan yang kurang, karena kita berhubungan langsung dengan alat/pisau sehingga membahayakan saat melakukan pembelahan. Membutuhkan waktu yang banyak untuk membelah durian dalam jumlah yang besar, karena tekstur kulit durian yang sangat keras sehingga sulit untuk dibelah dengan menggunakan pisau, terkhusus pada industri yang mengolah durian menjadi dodol. Serta membutuhkan tenaga yang besar untuk membelah durian jika menggunakan pisau. Dengan melihat kekurangan-kekurangan yang itu, kami merancang sebuah alat/mesin pembelah durian dimana pengoperasiannya yaitu dengan menggunakan mesin, sehingga dapat meningkatkan faktor keamanan, waktu produksi yang lebih efisien, serta tidak membutuhkan tenaga yang besar untuk membelah durian.
B. Rumusan Masalah
Namun dalam perancangan mesin pembelah durian ada beberapa kendala yang kami temui yaitu :
 Bagaimana meningkatkan hasil produksi.
 Bagaimana agar isi durian dapat terpisah dari kulitnya setelah dibelah.

C. Ruang Lingkup Pendahuluan
Dari hasil pantauan dilapangan terlihat bahwa pengolahan durian/pembelahan durian umumnya hanya menggunakan pisau/parang.sehingga kurang efektif dan efesien dari segi waktu maupun tenaga yang dibutuhkan.
Oleh karena itu judul ini dipilih dengan harapan agar alat ini dapat membantu peningkatan produktifitas industri pembuatan dodol dalam mengelolah durian manjadi dodol.

D. Tujuan
 Untuk meningkatkan hasil produksi.
 Agar isi durian dapat terpisah dari kulitnya setelah di belah.






BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi Mesin Pembelah Durian
Mesin pembelah durian memiliki bermacam-macam defenisi sebagai mana yang di kemukakan oleh para perancang mesin produksi. Salah satu diantaranya adalah yang di kemukakan oleh Christiawan (2010:1) bahwa “Mesin pembelah durian adalah alat yang di gunakan untuk membelah kulit durian hingga terbelah dengan sempurna.” Selain itu, menurut Febriyanto (2009:1), “Mesin pembelah durian adalah alat yang berfungsi sebagai penghancur kulit durian.”
Dari kedua defenisi di atas dapat disimpulakan bahwa mesin pembelah durian dirancang guna untuk membelah kulit durian lalu mengambil isi durian tersebut dengan mudah.
Penjelasan defenisi yang dikemukakan Crhristiawan lebih jelas, karena mendefinisikan mesin pembelah durian berdasarkan proses dan hasilnya. Sedangkan menurut Febriyanto mendefinisikan mesin pembelah durian sebagai alat yang berfungsi sebagai penghancur kulit durian, penjelasannya kerang tepat dengan definisi mesin pembelah durian karena menjelaskan sebagai penghancur kulit durian bukan sebagai pembelah durian.
.

B. KOMPONEN-KOMPONEN MESIN PEMBELAH DURIAN
Mesin pembelah durian memeiliki beberapa komponen yaitu seperti yang dikemukakan di bawah ini.
“1) Motor listrik, 2) pulley motor, 3) poros, 4) belt, 5) bantalan dengan tipe single row deep groove ball bearing, 6) body, 7) ulir penggerak dengan tipe square threads ( berbentuk persegi), 8) mur penyetel, 9) saluran keluar, 10) pulley poros” (Crhristiawan,2010:5)
Selain itu, komponen mesin pembelah durian dikemukakan di bawah ini.
“1) motor, 2) pulley, 3) belt, 4) bantalan , 5) body, 6) ulir penggerak” (Febriyanto,2009:7)
Dari uraian komponen mesin pembelah durian yang di kemukakan Crhristiawan lebih khusus, karena menyebutkan komponen-komponen mesin pembelah durian satu persatu. Sedangkan menurut Febrianto menguraikan komponen mesin pembelah durian secara umum, karena selain dari komponen yang telah disebutkan masih terdapat komponen yang tidak disebutkan, karena hanya menyebutkan yang secara umumnya saja.

C. PRINSIP KERJA MESIN PEMBELAH DURIAN
Ada beberapa prinsip kerja mesin pembelah durian berdasarkan komponen. Salah satu diantaranya adalah
Prinsip kerja mesin pembelah durian adalah dengan memasukkan durian ke kotak penampungan (hopper) kemudian durian tersebut didorong satu-persatu oleh poros yang digerakkan oleh ulir penggerak menuju saluran keluar yang lebar pada bagian dalam dan mengecil pada bagian luar (menyudut) sehingga durian tersebut terbelah karena bentuk saluran keluar yang menyudut (Crhristiawan 2010). Selain itu menurut Febriyanto (2009:23), “Prinsip kerja mesin pembelah durian adalah durian masuk ke dalam kotak penampungan kemudian durian ditekan menuju saluran keluar yang berbentuk menyudut sehingga durian terbelah karena bentuk dari saluran keluar tersebut.”
Dari penjelasan prinsip kerja yang di kemukakan Christiawan sudah cukup jelas, karena menjelaskan prinsip kerja mesin dengan jelas sampai akhir proses terbelahnya durian. Sedangkan menurut Febriyanto masih kuran jelas, karena mengatakan durian masuk kedalam kotak penampung sedangkan dia didak menjelaskan prosesnya sehingga durian tersebut bisa masuk ke daalam kotak penampung, dan hanya menjelaskan dengan singkat tanpa menyebut komponen-komponen yang bekerja secara lengkap

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar